-
|
self explanatory |
Beta Was this translation helpful? Give feedback.
Replies: 1 comment
-
Flutter menyediakan user interface widgets yang dikembangkan oleh Google dengan kualitas coding yang tinggi. Widgets ini bisa Anda kustomisasi dengan mudah, tanpa perlu menulis coding dari nol. Tak hanya itu, Flutter juga memiliki fitur Hot Reload yang akan menampilkan hasil coding dengan kilat. Jadi, Anda bisa bereksperimen menambahkan fitur dan memperbaiki bug lebih cepat. Fitur Hot Reload Flutter
Anda bisa memanfaatkan koleksi widget untuk tampilan aplikasi, seperti layout, navigasi, animasi, style tema, font, hingga pengaturan tampilan scrolling. Menariknya, widget tersebut bisa Anda kustomisasi sesuai dengan kebutuhan Anda. Jadi, Anda bisa membuat tampilan aplikasi yang unik dengan mudah. Berikut ini contoh tampilan desain aplikasi Reflectly yang memenangkan penghargaan desain aplikasi paling inovatif. Aplikasi ini memiliki transisi yang smooth, animasi dan gambar yang menarik, hingga tone warna yang pas. Seperti yang bisa Anda tebak, aplikasi tersebut menggunakan framework Flutter dalam pembuatannya.
Sebab, flutter mengkombinasikan kode aplikasi native dan mesin render yang canggih. Hasilnya, aplikasi tetap bisa ditampilkan dengan baik di berbagai platform. Tak hanya tampilan desain yang tetap menarik, performa untuk transisi, scrolling, loading data pun tetap optimal di segala platform. Selain memang menyediakan aplikasi dengan performa optimal, Flutter juga loyal membagikan tips dan trik supaya developer mampu membuat aplikasi yang ringan. Cara terbaik meningkatkan performa aplikasi adalah dengan melakukan testing dan melihat halaman metrik performa. Baik itu, metrik kecepatan, memory, app size, dan daya. Flutter juga sudah menyediakan toolsnya kok, misalnya, Performance Overlay, Widget Rebuild Tracker, DevTools Memory, dan sebagainya. Dengan performa yang terjaga, user experience pengguna aplikasi juga bisa meningkat. Baca juga: Apa itu Aplikasi Native? Simak Penjelasan Lengkapnya!
Ditambah lagi dengan adanya fitur Hot Reload, UI widget, data backend, platform integration, aksesibilitas dan internasionalisasi, packages dan plugin yang memudahkan developer membuat aplikasi. Jadi, mereka bisa menghemat tenaga, waktu, dan biaya lebih banyak. Hal inilah yang jadi salah satu alasan banyak developer menyerbu framework Flutter. Keuntungan ini tentu sulit Anda dapatkan jika menggunakan framework lainnya yang belum menyediakan fitur tersebut. |
Beta Was this translation helpful? Give feedback.
Alasan pertama Anda harus mencoba Flutter framework adalah tersedianya fitur-fitur yang membantu proses pengembangan jadi lebih mudah dan cepat.
Flutter menyediakan user interface widgets yang dikembangkan oleh Google dengan kualitas coding yang tinggi. Widgets ini bisa Anda kustomisasi dengan mudah, tanpa perlu menulis coding dari nol.
Tak hanya itu, Flutter juga memiliki fitur Hot Reload yang akan menampilkan hasil coding dengan kilat. Jadi, Anda bisa bereksperimen menambahkan fitur dan memperbaiki bug lebih cepat.
Fitur Hot Reload Flutter
Sumber: flutter.dev
Di samping itu, Anda tak perlu menguasai bahasa lain untuk membuat aplikasi di plat…